berawal dari salah seorang alumni Teknik Elektro yg sekarang bekerja di BPKP jakarta di bagian biro pengembangan, saat itu dia balik ke solo sambil memberi tawaran pada kami utk buat perangkat yg bisa ngukur besarnya konsumsi energi (KWh) dari perangkat-perangkat listrik yg digunakan, khususnya perangkat-perangkat kantor.
Lho, kan KWh nya PLN bisa buat ngukur? jelas bisa tapi apa harus bawa perangkat yg sedemikian besar (sebagai perangkat ukur) itu ngalor ngidul utk ngukur alat-alat listrik yg jumlahnya banyak? lagian transfer data dari kwh meter nya PLN jelas harus secara manual, gak praktis sama sekali.
saya coba tanya ke beberapa supplier perangkat-perangkat listrik dan ternyata ada barang yg dimaksud, tapi harganya masih mahal karena mestinya termasuk dengan elemen-elemen ukur lainnya yg tidak dibutuhkan oleh instrumen ukur yg dikehendaki. akhirnya kami berinisiatif utk buat sendiri. butuh waktu lumayan lama, mulai pertengahan 2007 hingga akhir 2007 perangkat ukur yg dikehendaki tersebut akhirnya bisa terrealisasikan.
kwh meter yg telah kami rancang dan kami buat tersebut mempunyai spesifikasi sebagai berikut:
1. bekerja secara digital
2. bisa menampilkan hingga satuan Watt hour (4 digit belakang koma KWh).
3. menampilkan besarnya tegangan dan arus yg digunakan oleh perangkat yg diukur.
4. data-data tersebut (kwh, tegangan, dan arus) bisa ditransfer ke PC melalui koneksi RS-232.
5. pengukuran dilakukan tanpa memutus kabel perangkat yang diukur.
selanjutnya kami akan kembangkan digital kwh meter yg bisa koneksi ke PC via USB
Kamis, 17 Januari 2008
BELTO UMS
Setelah cukup waktu bergabung sebagai staf pengajar di Universitas Muhammadiyah Surakarta, Solo Jawa Tengah, saya mulai berfikir utk mengembangkan sebuah unit di lingkungan Jurusan Teknik Elektro, tempat saya bekerja. Bersama beberapa teman, yg sebelumnya pernah jadi mahasiswa saya, Dari, Panut, Jan, dan Aji, akhir tahun 2007 nama BELTO kami hadirkan sebagai trademark dari beberapa perangkat elektronik yg kami rancang dan buat. sebenarnya nama BELTO sudah ada yg pake, namun sebagai merk buatan indonesia kayaknya belum ada yg pake. BELTO kami ambil dari tempat biasa kami mangkal yaitu di Bengkel teknik ELekTrO di UMS solo.
Saat ini (januari 2008) kami baru bisa buat produk berupa digital KWH meter, Color TV trainer, Tape recorder trainer, Amplifier trainer, dan mikrokontroller trainer. moga-moga produk kami dapat diterima dan ikut mewarnai pernik Teknologi di Indonesia. walaupun masih sederhana dan apa adanya, dengan do'a dan usaha kami yakin kelak akan ada jalan menuju sukses.
Saat ini (januari 2008) kami baru bisa buat produk berupa digital KWH meter, Color TV trainer, Tape recorder trainer, Amplifier trainer, dan mikrokontroller trainer. moga-moga produk kami dapat diterima dan ikut mewarnai pernik Teknologi di Indonesia. walaupun masih sederhana dan apa adanya, dengan do'a dan usaha kami yakin kelak akan ada jalan menuju sukses.
Langgan:
Entri (Atom)